Di Dukung Oleh PPWI

Anies Baswedan siap perjuangkan kesejahteraan guru honorer

Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar-Menengah dan Kebudayaan (Mendikdasmenbud) Anies Baswedan menyatakan siap memperjuangkan kesejahteraan guru honorer.

"Insya-Allah, bisa. Itu inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)," ujarnya setelah peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-69 PGRI di Jakarta, Selasa.

Meskipun kesejahteraan guru PNS meningkat, tapi berbanding terbalik dengan kesejahteraan guru honorer. Sebagian besar guru honorer masih mendapat gaji sekitar Rp500.000 per bulan. Hal itu jauh dari pagu yang disebut sejahtera.

"Selama ini memang tidak ada pagunya untuk guru honorer," tambah dia.

Dalam kesempatan tersebut, Anies mengucapkan terima kasih atas pengabdian para guru di Tanah Air.

"Menjadi guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah suatu kehormatan. Ibu dan bapak guru telah memilih jalan yang terhormat, memilih hadir bersama anak-anak pemilik masa depan," jelas dia.

Anies menyadari masih banyak tanggung jawab pemerintah pada guru yang belum ditunaikan dengan tuntas.

"Kita harus mengakui bahwa bangsa ini belum menempatkan guru sebagaimana seharusnya. Saya percaya, cara kita memperlakukan guru adalah cermin cara kita memperlakukan persiapan masa depan bangsa," terang dia.

Pemerintah di semua level harus menempatkan guru dengan sebaik-baiknya dan menunaikan secara tuntas semua kewajiban bagi guru.

Pekerjaan rumah pemerintah, masih banyak mulai dari masalah status kepegawaian, kesejahteraan, dan lainnya.

Anies mengajak semua masyarakat untuk turut bekerja sama untuk meningkatkan pendidikan di Tanah Air, karena masyarakat bukanlah penonton dalam pembangunan, melainkan juga pemain yang terlibat dalam pembangunan bersama semua elemen bangsa.

"Saya mengajak semua kalangan, mari terlibat untuk membantu sekolah, guru, madrasah, balai belajar dan taman belajar. Kita terlibat untuk mendorong kemajuan pendidikan," imbuh dia.(ant)

Polresta Medan ringkus calo SIM

Medan  - Hari pertama Operasi Zebra, Rabu, petugas Satlantas Polresta Medan meringkus R, diduga calo yang sering melakukan penipuan terhadap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M. Budi Hendrawan melalui Wakasat AKP S. Siagian mengatakan, tersangka R adalah warga Jalan Durian, Gang H. Sirat, Kecamatan Medan Perjuangan.

Menurut dia, tersangka ditangkap saat duduk-duduk di sebuah warung.

"Pelaku sudah berulangkali melakukan aksi penipuan terhadap masyarakat yang hendak mengurus SIM," ujarnya.

Siagian menjelaskan, berdasarkan laporan korban, tersangka sudah lima kali melakukan penipuan terhadap pemohon SIM.

"Tersangka mengaku bisa mengurus perpanjangan atau membuat SIM baru dengan imbalan sejumlah uang, umumnya jauh di atas harga normal," katanya.

Dia menjelaskan, para korban yang mengalami penipuan tersebut, yakni Mukhlis yang ingin membuat SIM A, Selasa (9/9).

Pelaku meminta uang pada korban sebesar Rp 620 ribu. Kemudian Almira Pelda Harahap dan Guruh Dwiatma, Rabu (10/9) yang ingin membuat SIM C mengalami kerugian Rp 450 ribu.

Tersangka juga menipu Rudi Fahrudin, Selasa (7/10) yang ingin membuat SIM C dan menderita kerugian sebesar Rp 400 ribu. Dan Andrian Baptis Say yang berencana membuat SIM A dan C dan diharuskan membayar Rp1 juta.

"Terakhir yang menjadi korban adalah Khairul Amri yang ingin memperpanjang SIM A dan C,  dan mengalami kerugian sebesar Rp 330 ribu," katanya.

Siagian menambahkan, tersangka diserahkan ke Polsek Medan Timur guna pemeriksaan lebih mendalam serta mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Seorang korban, Khairul Amri mengaku tergoda dengan janji tersangka yang bisa membantunya memperpanjang SIM C.

"Saya dijanjikan akan dibantu tersangka dan diminta uang senilai Rp500 ribu, namun akhirnya sepakat hanya dibayar Rp330 ribu," ujarnya.(ant)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Pewarta Jakarta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger